Tamron, Bogor – Club Fotografi Sekolah Vokasi IPB, Obscura, sukses menggelar kegiatan Hunting Akbar bertajuk History of Fragment of Life pada Minggu (24/5/2026) lalu. Kegiatan yang berlangsung di UD Djaya Coffee House, Malabar, Bogor, dan kawasan Surya Kencana ini menjadi wadah bagi para pecinta fotografi untuk belajar, berburu foto, sekaligus merefleksikan pengalaman mereka melalui karya visual dan tulisan.

Image Credit: Sesi Pembukaan
Mengusung tema street photography, acara ini diikuti oleh sekitar 50 peserta yang berasal dari berbagai kalangan. Tidak hanya anggota club fotografi, kegiatan ini juga terbuka bagi peserta umum dan anggota komunitas fotografi dari luar kampus yang memiliki minat terhadap dunia fotografi jalanan dan dokumenter.
Tamron Indonesia dengan bangga juga turut berkesempatan untuk mendukung kegiatan ini bersama dengan berbagai brand di industri fotografi, komunitas fotografi, hingga sejumlah mitra yang turut berkontribusi dalam menyukseskan acara. Dukungan ini juga diharapkan dapat membuka kesempatan dan peluang bagi peserta untuk memperluas wawasan sekaligus mencoba berbagai perlengkapan fotografi secara langsung.

Image Credit: Sesi Pembukaan
Rangkaian acara diawali dengan sesi pembukaan yang dibuka oleh seluruh penyelenggara dan pihak pendukung. Setelah itu, peserta mengikuti sesi pemaparan materi yang dibawakan oleh travel photographer terkemuka, Raiyani Muharramah.
Dalam materinya, Raiyani menjelaskan bahwa street photography tidak selalu identik dengan aktivitas di jalanan semata, tetapi juga dapat berfokus pada berbagai aktivitas manusia, objek, dan cerita yang ditemukan di ruang publik.

Image Credit: Sesi Materi oleh Raiyani Muharramah
Selain membahas pendekatan visual dalam street photography, Raiyani juga memberikan penjelasan mengenai aspek teknis pemotretan. Mulai dari cara mengamati momen, membangun narasi visual, hingga teknik pengambilan gambar yang dapat membantu fotografer menghasilkan karya yang lebih kuat dan bermakna.
Usai sesi materi, peserta mendapatkan panduan serta arahan sebelum memulai kegiatan hunting foto di kawasan Surya Kencana, Bogor. Beragam aktivitas masyarakat, suasana kawasan pecinan, hingga interaksi sehari-hari menjadi objek yang dieksplorasi peserta selama sesi berburu foto berlangsung.
Setelah kegiatan hunting selesai, seluruh peserta kembali ke UD Djaya Coffee House untuk mengikuti sesi penutup bertajuk History of Fragment of Life. Pada sesi ini, peserta diajak menuangkan pengalaman mereka ke dalam sebuah zine sederhana yang telah dibagikan saat registrasi.
Melalui media tersebut, peserta dapat menuliskan atau menggambarkan kesan dan pesan selama kegiatan berlangsung. Sementara itu, hasil foto yang diperoleh selama hunting juga dikumpulkan melalui Google Drive sebagai bagian dari dokumentasi bersama sebelum acara ditutup dengan sesi makan bersama.

Image Credit: Jajaran Lensa Terbaik untuk Touch & Try
Selain menghadirkan pengalaman belajar yang menarik, Tamron Indonesia juga membuka kesempatan bagi para peserta untuk mencoba berbagai lini terbaik dari jajaran lensa Tamron. Peserta dapat merasakan langsung performa sejumlah lensa pada situasi pemotretan nyata, sehingga membantu mereka memahami karakter dan fungsi masing-masing produk.
Melalui Hunting Akbar History of Fragment of Life, Obscura Club Fotografi Sekolah Vokasi IPB berharap dapat memperluas wawasan peserta mengenai street photography sekaligus mendorong lahirnya karya-karya yang mampu merekam fragmen kehidupan sehari-hari secara lebih bermakna. Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa fotografi bukan sekadar menghasilkan gambar, tetapi juga sarana untuk merekam cerita, pengalaman, dan perspektif yang unik dari setiap individu.